Tuesday, June 01, 2010

Metafora cinta demi CINTA...

Ya Allah,
Seringkali aku,
Merenung sayu,
Bertanya padaMu...

Apa ini mainanMu semata Ya Allah?
Apa pertama kali Kau turunkan rasa ini,
Saat pertama aku memandang,
Kau tidak mengetahui ceritanya sampai ke hari ini...

Kau Maha Tahu Ya Allah,
Kerna Kau Yang Maha Mengetahui,
Dari saat pertama,
Hati ku jatuh hati,
Sehingga kini...
Kau tahu, ia berakhir dengan kelukaan terisi...

Lalu,
Renungan itu,
Sering menjadi renungan panjang dalam hari-hariku...

Aku jatuh hati pada kekasihku,
Walau ku tahu,
Aku mengambil risiko tidak diendahkan...

Sememangnya aku tidak diendahkan,
Walau aku membuat panggilan...

Selepas itu,
Aku menerima salam itu,
Harap hadir dalam diriku,
Kerna suara dia ingin mengenali...

Sekali lagi,
Dia pergi...
Kerna tak mampu menyayangi...

Selepas itu,
Ada salam lagi...
Yang ini ku harap,
Benar sekali...

Sekali lagi,
Dia pergi...
Kerna tidak pasti....

Kronolgi ku catat,
Dalam kronologi....

Aku melihat,
Itulah aku...
Apa kisah cintaku ini,
Metafora akan cinta aku padaMU Ya Allah?

Itulah cara aku, bercinta denganMu...

Engkau,
Amat mencintai hambaMu,
Panggilan-panggilanMu,
Sering Engkau seru aku,
Dalam panggilan azanMu,
Dalam panggilan menyeruMu,
Dalam panggilan zikir padaMu,
Dalam panggilan taubat padaMu...

Engkau tetap mencintai aku hambaMu,
Yang seringkali mengendahkan panggilan-panggilanMu...

Di suatu masa,
Aku hambaMu terdetik untuk endah,
Lalu cuba mengenaliMu Ya Allah,

Namun,
Kemudian aku pergi...
Kerna tak mampu menyayangi...

Kemudian,
Aku berpaling semula padaMu Ya Allah,
Dengan membawa kata, Aku telah berubah,
Dan ingin bersamaMu Ya Allah,

Namun,
Seringkali hatiku,
Acuh tak acuh dalam menunaikan tuntutanMu Ya Tuhan,
Aku masih terkeliru, aku masih ragu,jika aku tak mampu tinggalkan kenikmatan dunia,
Dalam ingin menjadi hambaMu yang benar-benar abdi padaMu Ya Allah...
Seringkali aku menarik diriku semula ke lembah keburukan,
Takkala nafsu memanggil-manggil daku...

Terjadi seketika,
Aku berputus asa dengan usaha,
Kerna tidak pasti....

Terlampau lama Ya Allah,
Ku rasakan,
Dalam aku mengutip hikmah...
Yang aku nampak,
Adalah kronologi CINTAku sendiri...

CINTAku padaMu,
Lalu menitis air mataku,
Lalu menangis aku,
Lalu berderai air mataku laju,
Menderu....

Maafkan, maafkan aku,
Aku tidak bersungguh Ya Allah,
Aku tidak bertekad kuat Ya Allah,
Untuk menjadi hamba abdiMu,

Aku masih cinta dunia,
Masih banyak yang aku tidak lepaskan,

Leraikanlah dunia ini Ya Allah,
Yang masih mendiam di dalam hati,
Yang seringkali membawa keliru dalam diri,
Saat aku tahu, hanya Kau yang patut aku patuh selamanya abadi...

Sekali lagi,
Aku kembali Ya Allah,
Aku akan berbuat,
Tolong redhai usaha-usahaku Ya Allah,
Jelmakan Islam dalam diriku Ya Allah.....

Satu pintaku,
Yang selamanya aku pinta,
Jauhi aku dari hubungan yang Engkau tidak sukai,
Tolong aku,
dan tolong aku,
Tak akan aku jejak lagi,
Kembali,
Pada sesuatu,
Yang membuat fokusku padaMu lari...

Jika andaikata,
Ia halal sudah Ya Allah,
Jangan pernah,
Kau jadikan nikmat cinta itu,
Melebihi CINTA padaMu,
Jangan Kau jadikan,
rindu padanya itu,
Melebihi nikmat sedap RINDU indah padaMu Ya Allah...

Jangan pernah ada manusia,
Yang mengatasi KASIHku padaMu Ya Allah,
Jangan pernah Kau jadikan aku taat,
Melainkan di sebalik taat pada manusia,
Ada rasa sedang taat hanya padaMu Ya Allah,

Sebenarnya,
Hanya satu cinta yang ku cari,
Hanya CINTAMU....

Tak akan aku menjauh Engkau lagi,
dengan izinMu jua,
dan tolong jangan tinggal aku Ya Allah,
Walau sekejap...

Hanya satu cinta yang ku cari,
Hanya CINTAMU....




Diriku pasti bangkit dengan lebih semangat terisi, Insyaallah.....

Aku kembali...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home