Tuesday, July 17, 2007

Re: Aku hanya ingin gembira...

Gila adanya orang yg ingin gembira tanpa pernah berasa sengsara,
Gila adanya orang yang ingin ceria tanpa pernah merasa derita,
Gila itu bermaksud gila,
Orang gila sememangnya hanya gembira,
Kerana mereka hidup dalam dunia impian,
Yang hanya khayalan,
Dan bukan kenyataan...

Kita yang hidup di dunia nyata,
Sejauh mana kita ingin berlari dari rasa 'ssstt''
Dan dammm...aku benci...
Semua itu warna-warni
Yang mencorakkan kehidupan makhluk bernama manusia..

Tak pernahkah menyelak kitab agung kita,
Dan membaca tafsirannya,
Dari awal surah hingga ke akhirnya,
Dipenuhi kisah-kisah ancaman,
Cabaran dan dugaan,
Balasan dan pembalasan,
Yang bakal diberikan...

Dunia ini direka,
Sebegitu bentukNya,
Pencipta itu selalu saja berkata,
Bagaimana itu dunia,
Mengapa kita di sini,
Apa yang perit, apa yang gundah,
Bagaimana cara bereaksi,
Bagaimana cara melawan,
Seribu penyeksaan...

Tetap,
Walau apa saja yang mendatang,
Kunci kesabaran, perlu disertakan dengan wajah redha..
Biarlah dihujani seribu rasa,
Kita sebenarnya mampu melawannya...
Biarlah datang seribu tikaman,
Kekuatan diri itu ada untuk melawan...

Jauh sekali untuk berkata,
Setiap kali dugaan itu untuk derita,
Percayalah,
Apa yang dikurniakan Maha Esa,
Ada sebab dan musababNya,
Hanya Dia yang tahu,
Dan bukan kita,

Kunci untuk gembira,
Kunci untuk ceria,
Adalah dengan mengingatinya,
Dan berbakti padaNya,
Melihat seluruh segalanya...hanya dariNya,
Biar seluruh dunia,
Sudah berhenti dari mengingati, menyayangi dan mencintai kita,
Namun Dia masih ada,
Yang Agung itu masih ada,
Sampai bila-bila....



Yang selirat itu bila terlampau jauh pandangan,
Tetap, yang seimbang dan bersimeteri itu adalah rama-rama hidup yang membawa pesanan

0 Comments:

Post a Comment

<< Home